0 SMS MOTIVASI LA TAHZAN

Adalah bencana jika kita takut kepada selain Allah sebanyak mebih dari 100 kali dalam sehari. Misalnya kita takut terlambat, takut salah, takut terlalu cepat, takut seseorang marah, dan takut seseorang ragu kepada kita.
Akhlak dan sikap yang baik lebih indah daripada wajah yang tampan, mata yang tajam, dan pipi yang licin. Keindahan makna lebih utama daripada keindahan bentuk.
Akhlak yang buruk itu azab, kedengkian itu racun, ghibah (bergosip) itu kerendahan dan memata-matai kesalahan orang itu kehinaan
Allah akan menolong orang yang menolong-Nya, akan mengangkat kedudukannya, akan meninggikan derajatnya, akan mengarahkan urusannya, akan menghinakan musuhnya, akan membungkam lawannya dan akan merendahkan orang yang bermaksud jahat kepadanya.
Anak lebih utama dari kekayaan, kesehatan lebih baik daripada harta benda, keamanan lebih baik dari tempat tinggal, dan pengalaman lebih mahal daripada harta.
Batu cadas jauh lebih kokoh daripada pohon, besi jauh lebih kuat daripada batu cadas, api lebih kuat daripada besi, aingin lebih kuat daripada api, dan iman lebih kuat daripada angin yang bertiup.
Berapa banyak kalian meminta, tapi Dia selalu memberi. Berapa banyak yang kalian mohon, Dia pun memberimu cuma-cuma. Berapa banyak kalian melakukan kesalahan, Dia yang meluruskan. Berapa banyak kalian mengalami kesulitan, Dia yang memudahkan. Dan, berapa banyak kalian berdoa, dan Allah mengabulkannya.
Dalam satu rentang waktu, zaman hanya ada satu kata: SEKARANG!!
dDan, dalam kamus kabahagiaan hanya ada satu kata: KERIDHAAN...
0 Yakinlah Anda Bisa...!

Ingatlah ketika Anda masih kecil, dan mencoba belajar berjalan. saya yakin anda mengalami seperti ini:
Pertama Anda harus belajar untuk berdiri: sebuah proses yang melibatkan seluruh tubuh, jatuh lalu kembali berdiri. Anda kadang tertawa serta tersenyum, tapi dilain waktu anda menangis dan meringis karena sakit. Entah, seperti ada tekad dan keyakinan dalam diri Anda bahwa Anda akan berhasil, apa pun dan bagaimanapun. Anda punya motivasi dalam diri Anda
Setelah banyak berlatih akhirnya Anda mengerti bagaimana keseimbangan diri Anda, sebuah persyaratan untuk kejenjang berikutnya. Anda menikmatinya dan seolah-olah punya kekuatan baru, punya motivasi baru. Anda akan berdiri dimana Anda suka – di tempat Anda, di sofa, di pangkuan ibu Anda, Bapak anda, atau pun seseorang. Itu adalah waktu yang menggembirakan – Anda melakukannya! Anda dapat mengontrol diri Anda. Anda tersenyum dan tertawa lucu, puas akan keberhasilan Anda. Sekarang – langkah berikutnya – berjalan. Anda melihat orang lain melakukannya – ini keliatannya tidak terlalu sulit – hanya memindahkan kaki Anda saat Anda berdiri, kan?
Salah – ternyata lebih kompleks daripada yang Anda bayangkan. Anda berurusan dengan rasa frustasi. Tapi Anda terus mencoba, mencoba lagi dan mencoba lagi dan lagi sampai Anda tahu bagaimana berjalan. Anda selalu ingin kedua tangan anda diberi pegangan saat berjalan.
Jika orang melihat Anda berjalan, mereka akan bertepuk tangan, mereka tertawa, mereka akan memberi semangat, “Ya Tuhan, lihatlah apa yang dia lakukan”. “Oh anakku sudah bisa berdiri”. “pandainya anakku, pintarnya anakku” dan lain-lain. Dorongan ini memicu Anda; dorongan itu menambah rasa percaya diri Anda. Dorongan itu memotivasi Anda
Namun meski begitu, Andapun mencoba berjalan saat tak ada yang melihat Anda, saat tak ada yang bersorak-sorai? Setiap peluang ada, Anda berlatih untuk berjalan. Anda tidak bisa menunggu seseorang untuk memotivasi Anda untuk mengambil langkah-langkah berikutnya. Anda belajar bagaimana untuk memotivasi diri sendiri.
Jika kita bisa mengingat hal ini tentang diri kita di hari ini.
Ingat bahwa kita bisa melakukan apapun yang kita pikiran. Kita mampu mengatur jika kita mau dan bersedia melewati proses, seperti ketika kita belajar berdiri, seperti ketika kita belajar berjalan. Kita tidak perlu menunggu orang lain untuk memotivasi kita, kita perlu memotivasi diri kita sendiri.
Jika Anda sudah lupa bagaimana melakukan hal ini, atau merasa seperti beku, kaku dan gamang. Maka Anda membutuhkan motivasi, ambillah kembali perjalanan singkat dalam hidup Anda yang telah lewat – Lihatlah prestasi Anda, tidak peduli prestasi besar atau prestasi kecil – atau saat-saat dimana Anda bertemu dengan tantangan dan menemukan cara untuk berhasil. Ulanglah keberhasilan itu saat ini, saat anda menghadapi permasalahan yang sedang anda hadapi.
Fokus pada semua hal yang Anda pikir Anda tidak bisa lakukan, kemudian lakukanlah. Lihatlah buah hati anda. Mereka tidak pernah menyerah. Dan mereka yakin serta percaya terhadap anda, bahwa anda mampu dan bisa. Mereka percaya di dalam semua kehidupan Anda!
Sekarang Anda harus percaya pada diri Anda! Yakinkan pada hati Anda Bahwa Anda pasti bisa.
“Ingat, hari ini adalah hari terbaik dalam hidup Anda, milikilah masa depan yang indah, dengan membuat perubahan hari ini!
Marlene – Resensi.net
0 10 Kepribadian Yang Sukses
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
Kerendahan Hati
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang
yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa
membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya
tidak merasa minder.
Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.
Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.
Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Artikel dikutip dari Kartu Pintar produksi Visi Victory Bandung
0 expressing likes and dislikes

Here are some sample phrases and sentences for expressing likes and dislikes.
1. I like fruit.
2. Helen likes sports.
3. Ms. Cramer doesn't like coffee.
4. Tony does not like action movies.
5. Does Terry like swimming?
6. Does Phil like soft drinks?
7. Does Sheila like salad?
8. Do you like Chinese food?
Responses
1.What kind?
2. What kind of sports?
3. Really? Does she like tea?
4. Oh. What kind does he like?
5. Yes, he does.
6. No, he doesn't.
7. No, she does not.
8. Yes, I do.
9. No, I don't.
A little.
0 expressing thanks

Here are some sample phrases and sentences for expressing thanks.
Expressing Thanks
Thanks
Thank you
I appreciate it.
Thanks for the tour.
Thanks for your time.
Thank you for the nice gift.
I appreciate your kindness.
0 expressions for talking on the telephone

Here are some sample phrases and expressions for talking on the telephone.
In the sample conversations below, R is the "Receiver" and C is the "Caller."
Conversation 1
Rrrrring.
R: Hello.
C: Hello. Is Steve there?
R: I'm sorry. He's not here right now.
C: What time will he be back?
R: Around five thirty.
C: This afternoon?
R: Yes. May I ask who's calling?
C: This is his friend, Greg.
R: Okay. I'll tell him you called.
C: Thanks.
Conversation 2
Rrrrrring.
R: Tyler residence.
C: Is this Naomi?
R: No, this is her sister, Nancy.
C: You sure sound like Naomi.
R: Oh. Can I take a message?
C: Sure. Please tell her that Andy called.
R: Okay. I'll give her the message.
C: Thanks.
R: Bye.







